Rahasia Sujud Ketika Selesai Prosesi Berdo'a pada Saat Latihan Batara Perkasa
1. Sujud ketika selesai prosesi berdo'a melibatkan beberapa anggota badan yang bertumpu pada bumi:
• Dahi,
• Kedua tangan,
• Lutut, dan
• kedua ujung kaki
2. Sujud adalah konsep:
✓ Merendahkan diri,
✓ Memuji Allah SWT, dan
✓ Memohon segala macam hajat kepada Allah swt.
3. Sekaligus, mengikis sifat tercela:
• Riya,
• Sombong,
• Ujub,
• Takabur dan lain-lain.
4. Dr Fidelma O'Leary, Phd Neuroscience dari St Edward's University telah peluk Islam selepas mendapati fakta tentang manfaat sujud bagi kesehatan.
5. Dalam kajiannya, ditemukan bahawa ada beberapa urat saraf di dalam otak manusia yang tidak dimasuki darah dan urat ini hanya dimasuki darah ketika manusia bersujud. (lebih lama setelah Solat Subuh).
6. Tetapi urat saraf ini hanya memerlukan darah untuk beberapa saat tertentu saja, terutama pada waktu solat yang telah ditetapkan (Subuh, Zuhur, Asar, Maghrib dan Isya'). SubhanAllah...
7. Jadi, siapa yang tidak solat maka urat ini tidak menerima darah sehingga otaknya tidak berfungsi secara normal.
8. Salah satu indikasinya adalah timbul macam-macam gejala sosial di masyarakat yg tidak sholat saat ini.
9. Kerana kedudukan otak di atas jantung, maka kata Prof Hembing, jantung hanya mampu menyalurkan 20% darah ke otak manusia, maka dibantu lagi dengan sujud yang lebih lama agar dapat menambah kekuatan aliran darah ke otak.
10. Hal ini sesuai dengan apa yang disampaikan Rasulullah saw, supaya kita sujud berlama-lama pada raka'at terakhir.
11. Manfaat sujud berlama-lama ini adalah untuk:
✓. Mencegah pening,
✓. Terhindar migrain,
✓. Menyegarkan otak,
✓. Menajamkan akal dan fikiran (lebih sensitif),
✓. Melonggarkan sistem pernafasan,
✓. Memperbaiki kandung rahim yang turun,
✓. Menjaga dan menguatkan kedudukan bayi dalam kandungan.
✓. Menghindarkan kandungan sungsang dan lain lain.
12. Dan yang menakjubkan, jika kita memperhatikan, bentuk saraf yang ada dalam otak kita berbentuk seperti orang yang sedang sujud.
Karena begitu banyak manfaat sujud untuk kesehatan tubuh kita diantaranya yang telah disebut diatas, Batara Perkasa menerapkan metode ini secara konsisten sebagaimana yang telah diajarkan guru besar kita sejak dulu.
Adapun filosofi atau hakekat prosesi sujud dalam perguruan bela diri Batara Perkasa adalah sebagai berikut;
---
Filosofi / Hakekat Prosesi Sujud dalam Perguruan Beladiri Batara Perkasa
Dalam perguruan Batara Perkasa, prosesi sujud bukan sekadar gerakan fisik, melainkan sebuah pengukuhan nilai batin yang harus dipegang oleh setiap murid. Hakekat yang terkandung di dalamnya mencerminkan identitas sejati seorang pendekar.
1. Jangan Sombong — Tetap Rendah Hati
Sujud melambangkan bahwa tinggi ilmu tidak boleh membuat seseorang tinggi hati.
Semakin tinggi tingkat seorang murid, semakin ia wajib merendahkan diri.
Dalam sujud, kepala—yang menjadi simbol kehormatan dan akal—turun ke bawah untuk menunjukkan bahwa kesombongan adalah lawan dari keluhuran seorang petarung sejati.
2. Hormat kepada Orang Tua dan Guru
Sujud adalah tanda bakti dan penghormatan.
Di perguruan Batara Perkasa, gerakan ini mengingatkan murid bahwa:
Tanpa orang tua, kita tidak ada.
Tanpa guru, kita tidak tahu apa-apa.
Karena itu, seorang pesilat Batara Perkasa wajib menjaga tatakrama, adab, dan rasa terima kasih kepada semua yang membimbingnya.
3. Kesadaran bahwa Manusia Itu Lemah
Prosesi sujud juga menjadi pengingat bahwa kekuatan sejati bukan berasal dari diri sendiri, tetapi dari:
latihan yang terus-menerus,
bimbingan guru,
dan izin Tuhan Yang Maha Kuasa.
Dengan menyadari kelemahan diri, seorang murid tidak akan meremehkan lawan, tidak gegabah, dan selalu waspada.
4. Menundukkan Ego — Meninggikan Moral
Sujud adalah latihan untuk mengalahkan ego, musuh terbesar dalam bela diri.
Jika ego menang, maka teknik akan rusak, hati menjadi gelap, dan murid akan hilang arah.
Sujud menjadikan seorang pendekar kuat dalam tubuh, lembut dalam hati, dan bersih dalam niat.
Tan Keno Mundur
---

Komentar
Posting Komentar