Langsung ke konten utama

FALSAFAH BATARA PERKASA



Falsafah Perguruan Beladiri Batara Perkasa

“BENER ADEGE – JEJEG LAKUNE”

Perguruan Beladiri Batara Perkasa berdiri di atas nilai luhur yang menjadi landasan sikap, perilaku, dan arah perjuangan organisasi. Nilai tersebut dirangkum dalam dua prinsip utama yang tak terpisahkan, yaitu Bener Adege dan Jejeg Lakune.

BENER ADEGE

Bener Adege bermakna benar dalam berdiri dan berpijak.
Sebuah organisasi dinyatakan Bener Adege apabila berdiri dan dijalankan sesuai dengan prinsip demokrasi, memenuhi persyaratan yang telah ditentukan, serta berlandaskan hukum yang berlaku.
Setiap aturan, keputusan, dan langkah organisasi harus mengacu pada ketentuan yang sah dan disepakati bersama. Apabila terjadi pelanggaran terhadap nilai, aturan, atau hukum yang telah ditetapkan, maka pada saat itulah organisasi tersebut telah keluar dari jalan Bener Adege.
Dengan kata lain, Bener Adege adalah fondasi keabsahan, kejujuran, dan legitimasi organisasi.

JEJEG LAKUNE

Jejeg berarti tegak lurus.
Laku bukan sekadar berjalan (mlaku), melainkan mencerminkan perilaku, sikap hidup, perbuatan, dan budi pekerti.
Jejeg Lakune mengajarkan agar setiap insan dalam organisasi bersikap tegak, lurus, dan tidak memihak kepada kepentingan pribadi, golongan, maupun tekanan apa pun. Satu-satunya keberpihakan adalah kepada kebenaran, sesuai amanah dan tanggung jawab yang telah dipercayakan.
Organisasi yang mampu menjalankan Jejeg Lakune adalah organisasi yang amanah, konsisten antara ucapan dan perbuatan, serta dapat dipercaya dalam setiap tindakan.

Penutup
Bener Adege adalah pijakan yang benar,
Jejeg Lakune adalah perilaku yang lurus.
Keduanya menjadi satu kesatuan nilai yang menuntun Perguruan Beladiri Batara Perkasa agar tetap kokoh, bermartabat, dan berjiwa ksatria dalam setiap langkah perjuangannya.

Semoga bermanfaat.
Rahayu 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SELAYANG PANDANG BATARA PERKASA CIKAL BAKAL IPSNU PAGAR NUSA

  Sejarah berdirinya IPSNU PAGAR NUSA ini pada umumnya dilatarbelakangi oleh perasaan gelisah yang dirasakan oleh para ulama terutama perguruan pencak silat yang kala itu tidak ada suatu wadah yang menaungi perguruan pencak silat berakhidah ahlussunah wal jama'ah annadliyah yang jumlahnya tidak sedikit, jadi sangat disayangkan jika perguruan pencak silat di lingkungan NU kala itu tidak ada wadah tersendiri untuk bersatu dalam suatu wadah. Suatu ketika pendekar asal Ponorogo,Jawa Timur Yaitu  Drs. KH. Muhammad Nur Aziz  (guru besar Batara Perkasa) yang mempunyai gagasan untuk mendirikan sebuah wadah khusus perguruan pencak silat di kalangan NU,  Beliau terinspirasi dari organisasi Islam Muhammadiyah yang memiliki organisasi otonom yaitu Tapak Suci sedangkan Nahdlatul Ulama belum memiliki dikala itu. Lantas kemudian dari situlah Akhirnya  Drs. KH. Muhammad Nur Aziz menyampaikan gagasannya ke KH. Lamro Asyhari  Muridnya sendiri yang ada di Tebuireng J...

SEJARAH PERGURUAN BELADIRI BATARA PERKASA

Archived by Batara Perkasa PERGURUAN LEGENDARIS ASLI PONOROGO     S ejarah Berdirinya perguruan Beladiri Batara Perkasa Ponorogo,  Didirikan pada hari Jum'at Wage  24 Jumadil Awal 1386H bertepatan  tanggal 09 september 1966M  di area komplek masjid Kyai Ageng Besari, di desa Kertosari, Kecamatan Babadan,Kabupaten Ponorogo, Provinsi Jawa Timur, didirikan oleh salah satu putra terbaik indonesia yang lahir di kota Ponorogo yaitu  Drs. KH. Muhammad Nur Aziz , beliau adalah salah satu pemuda terbaik Ponorogo yang mampu mengkolaborasikan dari berbagai aliran beladiri menjadi satu yang diberi nama JUSIKA ( Jujitsu,Judo,Silat,Karate ). Batara Perkasa sendiri dulunya dikenal sebagai nama Olah Kanuragan Batara Perkasa dirintis sejak  Drs. KH. Muhammad Nur Aziz masih kuliah di UIN Jogjakarta,sekitar tahun 1963an. Salah satu alasan didirikanya perguruan ini adalah keinginan dari pada pemuda masjid Kyai Ageng Besari untuk berlatih beladiri untuk melaw...

VAJRASANA

Barang siapa yang duduk dengan asana ini, merasa teguh dan kuat. Mereka tak mudah dapat digoyangkan. Lututnya tetap kuat sekali. Meru Danda (tulang punggung) menjadi kuat dan tidak bergoyang.Asana ini selalu dilakukan oleh siswa perguruan beladiri batara perkasa pada saat berdo'a sebelum dan sesudah latihan.Asana ini kurang lebih seperti duduk Nima seperti cara orang Muslim duduk. CARANYA Letakkan kedua telapak kaki dipantat, yaitu letakkan kedua paha diatas dua kaki, lalu injakkan dilantai. Seluruh berat badan dipikul oleh lutut dan kaki dibawah pantat. Betis harus mengenai paha, dan bagian kaki dari jari sampai lutut harus mengenai ugel-ugelan. Pada permulaan, tentu terasa sedikit sakit dilutut dan ugel-ugelan, tapi rasa ini lambat laun hilang sesudah berlatih perlahan-lahan. Tempat yang sakit boleh dipijat dengan tangan. Juga boleh memakai sedikit Iodex atau Amrutanjan untuk menggosok. Sesudah menetapkan kaki dan lutut, kedua tangan ditarik lurus diatas lutut. Lutut harus di-dek...